Pariaman Ekspres Jadi Primadona, KAI Sumbar Catat Lonjakan Penumpang Lebaran

Padang – Antusiasme masyarakat Sumatera Barat terhadap layanan kereta api, terutama KA Pariaman Ekspres, melonjak signifikan selama periode Angkutan Lebaran 2026. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat mencatat tingginya minat masyarakat ini.

Guna memberikan layanan transportasi yang aman dan terpercaya, KAI Divre II Sumbar mengoperasikan 616 perjalanan kereta api dengan total kapasitas 171.424 tempat duduk. Setiap harinya, tersedia rata-rata 28 perjalanan dengan kapasitas sekitar 7.813 tempat duduk.

Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, mengungkapkan bahwa KA Pariaman Ekspres menjadi favorit masyarakat untuk perjalanan wisata ke Kota Pariaman. "Minat masyarakat Sumatera Barat untuk menggunakan kereta api pada momen Lebaran tahun ini cukup tinggi," ujarnya.

KA Pariaman Ekspres melayani rute Padang-Pariaman (Paulima-Naras) dengan waktu tempuh sekitar 1,5 jam menuju kawasan wisata Pantai Gandoriah. Penumpang dapat menikmati panorama pesisir pantai dan suasana pedesaan khas Sumatera Barat selama perjalanan. Tarif yang terjangkau menjadikan layanan ini alternatif transportasi ekonomis dan nyaman bagi wisatawan.

Hingga Senin, 23 Maret 2026 pukul 00.01 WIB, Reza menjelaskan, tiket yang terjual mencapai 79.799 tempat duduk dan akan terus bertambah. "Dari total tersebut, 60.959 tempat duduk berasal dari KA Pariaman Ekspres, 7.813 tempat duduk dari KA Minangkabau Ekspres relasi Pulau Aie-BIM (PP), serta 11.027 tempat duduk dari KA Lembah Anai relasi Padang-Kayu Tanam (PP)," jelasnya.

Puncak penjualan tiket diperkirakan terjadi pada 24 Maret 2026, seiring meningkatnya minat masyarakat berwisata ke Pantai Gandoriah. Tingginya mobilitas penumpang menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi moda transportasi pilihan masyarakat, terutama saat libur panjang. Kenyamanan, keamanan, ketepatan waktu, dan kemudahan akses menjadi faktor utama pendorongnya.

"Peningkatan jumlah penumpang ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api, sekaligus menjadi bukti optimalnya perencanaan dan operasional Angkutan Lebaran yang telah disiapkan KAI," tambah Reza. Kesiapan petugas, optimalisasi sarana, dan peningkatan layanan di stasiun semakin berorientasi pada pelanggan.

KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan angkutan penumpang, baik dari sisi ketepatan waktu, kenyamanan, maupun keselamatan. Penyesuaian kapasitas dan pola operasi akan terus dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat, terutama pada periode permintaan tinggi seperti libur panjang.