Pekanbaru – Sebanyak 74 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Riau dan berhak melanjutkan ke tahap Computer Assisted Test (CAT) pada 10 Juni 2026.
Ketua Panitia Seleksi Calon Anggota KPID Riau, Prof Dr Syarifah Faradinna, mengatakan tes CAT akan berlangsung di UPT Penilaian Kompetensi Provinsi Riau, Jalan Amal Hamzah, Pekanbaru.
“Sebanyak 74 peserta dinyatakan lulus seleksi administrasi dan berhak mengikuti tes CAT yang akan dilaksanakan pada 10 Juni 2026,” ujarnya.
Menurut Syarifah, penggunaan CAT dipilih untuk memastikan seleksi berjalan objektif, profesional, dan transparan. Melalui sistem ini, hasil ujian bisa langsung diketahui peserta setelah tes selesai.
“Kami ingin seluruh tahapan seleksi berlangsung transparan dan akuntabel. Dengan CAT, nilai peserta langsung muncul setelah ujian selesai, sehingga mereka bisa melihat hasilnya sendiri tanpa intervensi dari pihak mana pun,” kata akademisi Universitas Islam Riau itu.
Ia menegaskan, transparansi menjadi salah satu prinsip utama panitia dalam proses penjaringan calon komisioner KPID Riau. Cara ini juga dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan peserta yang lolos memang memiliki kompetensi yang dibutuhkan.
Karena jumlah peserta cukup banyak, pelaksanaan CAT akan dibagi dalam dua gelombang pada hari yang sama. Perbedaannya hanya pada sesi ujian.
“Tes CAT akan kami laksanakan dalam dua gelombang agar proses berjalan lebih tertib dan efektif. Seluruh peserta tetap mengikuti ujian pada tanggal yang sama,” sebutnya.
Pansel berharap para peserta yang lolos administrasi dapat mempersiapkan diri dengan baik menghadapi tahapan berikutnya. Hasil CAT nantinya menjadi salah satu dasar penentuan peserta yang berhak melaju ke seleksi selanjutnya.
“Harapan kami, seleksi ini bisa menghasilkan komisioner KPID Riau yang berintegritas, berkapasitas, memahami dunia penyiaran, dan mampu menjalankan tugas pengawasan secara profesional,” kata Syarifah.







Komentar