Sawahlunto – Kontingen Kota Padang keluar sebagai juara umum Kejuaraan Nasional Wilayah (Kejurnaswil) Shorinji Kempo antar-kota se-Sumatera yang memperebutkan Piala Ketua Umum Pengprov Perkemi Sumatera Barat di Bengkel Utama Ombilin, Sawahlunto. Kejuaraan yang berlangsung selama lima hari, 22-27 Juni 2026, itu resmi ditutup pada Sabtu (27/6) dan diikuti atlet-atlet terbaik dari berbagai provinsi di Sumatera.
Padang menempati posisi pertama dengan raihan 34 medali, terdiri dari 14 emas, 14 perak, dan enam perunggu. Tuan rumah Sawahlunto menyusul di peringkat kedua dengan 23 medali, yakni sembilan emas, sembilan perak, dan lima perunggu.
Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, berada di urutan ketiga setelah mengoleksi lima emas, lima perak, dan tiga perunggu. Seluruh pertandingan digelar di bangunan bersejarah peninggalan Belanda yang berada di kawasan warisan dunia UNESCO.
Selain menetapkan juara umum, panitia juga menyerahkan sejumlah penghargaan khusus. Sarolangun terpilih sebagai kontingen terbaik karena dinilai paling disiplin, kompak, dan menjunjung sportivitas selama kejuaraan berlangsung.
Dirhamsyah Yuanda mendapat predikat wasit terbaik berkat kepemimpinannya yang dinilai tegas dan objektif sepanjang pertandingan. Adapun gelar atlet terbaik putra diraih Akio Abipraya Vidi dari Sawahlunto, sedangkan atlet terbaik putri disematkan kepada Naysila Khairani dari Kota Padang.
Selama lima hari pelaksanaan, panitia mempertandingkan kelompok pemula, remaja, dan dewasa. Total medali yang diperebutkan mencapai 51 emas, 51 perak, dan 75 perunggu.
Ketua Umum Pengprov Perkemi Sumatera Barat Bagas Panyusunan Nasution, yang menutup kejuaraan, menyampaikan apresiasi kepada atlet, pelatih, wasit, panitia, sponsor, serta Pemerintah Kota Sawahlunto atas kelancaran penyelenggaraan ajang tersebut.
Bagas mengatakan kejuaraan ini dirancang untuk meningkatkan prestasi atlet sekaligus mempererat persaudaraan antarkenshi. Ia juga menyebut ajang ini menjadi seleksi awal menuju Kejuaraan Nasional dan agenda nasional lainnya.
Wakil Ketua Umum II PB Perkemi, Sensei Yanuarizal, turut mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan yang berjalan aman, tertib, dan lancar. Ia berharap Kejurnaswil dapat terus digelar bergilir di berbagai daerah untuk menambah jam terbang atlet menuju Pra-PON dan pembentukan tim nasional Indonesia.
Dengan berakhirnya Kejurnaswil Shorinji Kempo se-Sumatera 2026, persaingan antarkenshi dari berbagai daerah di Pulau Sumatera kembali menegaskan ketatnya perebutan prestasi, dengan Padang di posisi teratas, disusul Sawahlunto dan OKU Sumatera Selatan.







Komentar