PADANG – Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Nanda Satria, mengajak generasi muda dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana daerah.
Ajakan tersebut disampaikan Nanda dalam kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penanggulangan Bencana Daerah di Padang, Sabtu (17/10/2026).
Nanda menekankan bahwa Sumatera Barat merupakan wilayah dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi.
Ia menyebut kondisi geografis daerah menuntut masyarakat untuk selalu waspada, terlebih dengan intensitas curah hujan yang cenderung meningkat menjelang akhir tahun.
“Ini menjadi momentum bagi kita semua, sebab Sumatera Barat merupakan daerah yang rentan ditimpa bencana,” ujar Nanda.
Nanda memaparkan bahwa ancaman bencana meliputi berbagai potensi, mulai dari gempa bumi, tsunami, banjir, hingga tanah longsor.
Ia menilai generasi muda memiliki posisi strategis sebagai penggerak kepedulian sosial sekaligus relawan yang sigap membantu masyarakat.
“Harapan kita ke depan, semoga Sumatera Barat, khususnya Kota Padang, terhindar dari bencana-bencana yang melanda,” ungkap Nanda.
Menurutnya, peran KNPI harus menjadi garda terdepan untuk meringankan beban saudara yang terdampak bencana.
Dalam kesempatan yang sama, Pejabat Fungsional BPBD Sumatera Barat, Akli El Bana, menegaskan bahwa penanggulangan bencana harus dilakukan secara terencana dan berkesinambungan.
Akli menyoroti bahwa bencana tidak hanya bersumber dari faktor alam, tetapi juga bisa dipicu oleh aktivitas manusia serta potensi konflik sosial.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memahami tahapan mitigasi, kesiapsiagaan, hingga proses rehabilitasi pascabencana.
“Nah, di sinilah pentingnya kesiapsiagaan,” tegas Akli.
Akli menambahkan bahwa setiap pihak harus mampu mengantisipasi potensi risiko melalui langkah-langkah yang tepat guna.
Sosialisasi ini diharapkan mampu mendorong pengurus KNPI untuk menyebarluaskan edukasi kebencanaan kepada masyarakat luas.
Sinergi antara pemerintah daerah, badan penanggulangan bencana, dan organisasi kepemudaan menjadi kunci utama dalam membangun Sumatera Barat yang tangguh.








Komentar