Muhammad Dien Pimpin PPI Sumbar: Insinyur Didorong Pacu Ekonomi Daerah

Padang – Muhammad Dien terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (PPI) Wilayah Sumatera Barat (Sumbar) periode 2025-2028. Pemilihan berlangsung dalam Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswilub) yang digelar untuk mengisi kekosongan kepemimpinan pasca wafatnya ketua sebelumnya, Nasirman Chan.

Ketua Komite Pengembangan Organisasi Wilayah dan Cabang PPI Pusat, Pius X Rooswan, mengapresiasi Muswilub tersebut. Ia menilai, acara ini membuktikan tata kelola organisasi berjalan baik dan demokratis. "Kami mengapresiasi pelaksanaan Muswilub ini. Ini membuktikan tata kelola organisasi berjalan dengan baik. Jaga marwah Muswilub ini," ujarnya.

Dewan Pakar PPI Pusat, Insannul Kamil, menyoroti tantangan besar bagi kepengurusan baru. Ia menekankan pentingnya kontribusi insinyur terhadap pertumbuhan ekonomi Sumbar. Insannul menilai pertumbuhan ekonomi Sumbar yang masih di kisaran 3,5 persen pada 2025 belum ideal karena sektor industri belum tumbuh signifikan.

"Kalau hanya di angka 3 persen, itu cenderung hanya ditopang konsumsi. Industri tidak tumbuh. Ini harus kita pikirkan secara serius," kata Insannul, yang juga merupakan Dewan Penasihat PPI Sumbar. Ia mendorong insinyur untuk berperan strategis dalam merumuskan gagasan dan solusi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih produktif dan berkelanjutan.

Insannul menambahkan, peran insinyur sangat vital dalam setiap lini pembangunan, mulai dari pertanian, infrastruktur, energi, hingga sektor lainnya. "Insinyur sudah harus memiliki pemikiran bagaimana meningkatkan ekonomi daerah ini. Peran insinyur sangat strategis karena pembangunan di berbagai bidang pasti melibatkan insinyur," tegasnya. Ia juga mendorong PPI Sumbar di bawah kepemimpinan Muhammad Dien agar tidak hanya fokus pada konsolidasi internal, tetapi juga aktif memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Dalam pidato perdananya, Muhammad Dien mengajak seluruh jajaran pengurus untuk meningkatkan kinerja organisasi secara lebih optimal dan terukur. Ia menekankan pentingnya memperbanyak pertemuan, forum diskusi grup (FDG), serta berbagai kegiatan profesional yang mampu melahirkan rekomendasi strategis bagi pemerintah daerah.

"Saya mengajak seluruh pengurus bekerja lebih optimal dan maksimal ke depan. Kita perlu meningkatkan pertemuan-pertemuan dan forum diskusi agar organisasi semakin hidup dan produktif," ujar Muhammad Dien.

Dengan kepemimpinan baru ini, PPI Sumbar diharapkan dapat memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dan motor penggerak gagasan teknokratis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan berkelanjutan di Sumatera Barat.