Padang – Arus lalu lintas di ruas Tol Padang-Sicincin mengalami peningkatan tajam menjelang puncak mudik Lebaran 2026. PT Hutama Karya (Persero) mencatat lonjakan volume kendaraan yang signifikan, menandakan dimulainya pergerakan mudik lebih awal oleh masyarakat Sumatera Barat.
"Pada 16 Maret 2026, tercatat 2.289 kendaraan melintas di Tol Padang-Sicincin," ujar Juru Bicara PT Hutama Karya, yang dikutip pada Senin (18/03/2024). "Angka ini menunjukkan kenaikan sebesar 21,88 persen dibandingkan hari normal."
Menurut Hutama Karya, peningkatan ini sejalan dengan tren mobilitas yang lebih tinggi di Jalan Tol Trans Sumatera, terutama setelah pemberlakuan kebijakan Work From Anywhere (WFA). Secara keseluruhan, 138.029 kendaraan tercatat melintasi seluruh ruas tol yang dikelola Hutama Karya, melonjak 55,54 persen dari hari biasa.
Selain Tol Padang-Sicincin, lonjakan trafik juga terpantau di Tol Palembang-Indralaya-Prabumulih (naik 74,88 persen) dan Tol Sigli-Banda Aceh (naik 155,45 persen).
Hutama Karya menyatakan komitmennya untuk terus memantau arus lalu lintas dan memastikan kelancaran serta keselamatan pengguna jalan selama periode mudik. Imbauan kepada masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan matang, mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima terus disosialisasikan.
"Kami mengimbau pengguna jalan untuk memanfaatkan rest area jika merasa lelah selama perjalanan," tambah Juru Bicara Hutama Karya.
Perusahaan juga memastikan kesiapan petugas, fasilitas pendukung, dan koordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk menjaga kelancaran dan keselamatan arus mudik. Dengan peningkatan trafik yang terus berlanjut, Tol Padang-Sicincin diperkirakan akan mengalami lonjakan volume kendaraan yang lebih tinggi menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026.






