Jakarta – Kylian Mbappe kembali menjadi sorotan setelah membawa Prancis menang 3-0 atas Swedia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026. Dua gol yang ia cetak membuat penyerang berusia 27 tahun itu resmi memegang rekor sebagai top skor sepanjang sejarah fase gugur Piala Dunia.
Tambahan dua gol ke gawang Swedia mengangkat koleksi Mbappe di laga knockout Piala Dunia menjadi 10 gol. Catatan tersebut melampaui rekor sebelumnya yang berada di angka sembilan gol.
Dengan torehan itu, Mbappe juga menyalip dua legenda Brasil, Ronaldo Nazario dan Leonidas, yang sama-sama mencatat delapan gol di fase gugur. Total golnya di putaran final Piala Dunia kini mencapai 18 gol.
Jumlah tersebut membuat Mbappe semakin mendekati rekor pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen paling bergengsi itu. Performa di Swedia kembali mempertegas reputasinya sebagai pemain yang kerap menentukan hasil pertandingan besar.
Di usia 27 tahun, koleksi trofi dan rekornya terus bertambah. Mbappe juga tampil tajam sejak bergabung dengan Real Madrid.
Pada tahun kalender pertamanya bersama Los Blancos, ia mematahkan rekor ikonik Cristiano Ronaldo dengan 59 gol dalam satu tahun kalender. Sebelumnya, Ronaldo memegang rekor tersebut lewat 58 gol pada 2013.
Rekor itu pecah saat Mbappe merayakan ulang tahun ke-27. Ketika itu, ia mencetak gol penalti ke gawang Sevilla untuk menyamai catatan Ronaldo sebelum melewatinya.
Mbappe kemudian merayakan gol tersebut dengan selebrasi khas “Siuuu” sebagai bentuk penghormatan kepada idolanya sejak kecil. Bersama Real Madrid, adaptasinya berjalan mulus dan ketajamannya tetap jadi andalan tim di berbagai ajang.
Di Liga Champions, Mbappe juga mencatat rekor baru. Ia membukukan 13 gol dalam satu fase grup, melewati catatan Ronaldo yang sebelumnya mengoleksi 11 gol pada musim 2015/2016.
Selama ini, nama Mbappe kerap disandingkan dengan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi. Namun, kini ia perlahan mengambil alih sejumlah rekor prestisius yang selama bertahun-tahun lekat dengan dua legenda tersebut.


Komentar