Berikut adalah penulisan ulang berita dengan gaya jurnalistik media nasional:
Padang – Gunung Marapi di Sumatera Barat masih menunjukkan aktivitas vulkanik, meskipun secara umum fluktuatif dan relatif rendah. Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan bahwa status gunung tersebut tetap berada di Level II atau Waspada. Masyarakat diimbau untuk tidak beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah.
"Potensi erupsi Gunung Marapi masih tetap ada," ujar Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, dalam laporan resminya. "Namun, selama tidak terjadi peningkatan pasokan magma yang signifikan, potensi bahaya diperkirakan terbatas pada lontaran material di dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas Kawah Verbeek."
Laporan PVMBG mencatat bahwa selama periode 1-15 Desember 2025, Gunung Marapi terpantau jelas hingga tertutup kabut. Asap kawah utama berwarna putih hingga kelabu dengan ketinggian 50 hingga 1.200 meter dari puncak. Erupsi juga teramati dengan tinggi kolom mencapai 1.000 hingga 1.500 meter.
Aktivitas kegempaan didominasi oleh tremor non-harmonik, dengan catatan lima kali gempa letusan, 28 gempa hembusan, dan puluhan gempa lainnya. Data deformasi menunjukkan kecenderungan penurunan atau deflasi pada tubuh gunung.
PVMBG juga mengingatkan potensi bahaya abu vulkanik yang dapat mengganggu pernapasan dan aktivitas penerbangan. Material erupsi juga berpotensi memicu lahar atau banjir lahar saat bercampur dengan air hujan.
Warga yang bermukim di sepanjang aliran sungai berhulu di puncak gunung diminta mewaspadai potensi lahar, terutama pada musim hujan. Jika terjadi hujan abu, penggunaan masker sangat disarankan.
Pemerintah daerah di Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam diminta terus berkoordinasi dengan PVMBG dan Pos Pengamatan Gunung Marapi di Bukittinggi. Informasi terbaru mengenai aktivitas Gunung Marapi dapat diakses melalui situs resmi Badan Geologi dan Magma Indonesia, aplikasi Magma Indonesia, serta kanal media sosial Badan Geologi.






