Padang – Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan setelah hujan ekstrem mengguyur wilayah itu sejak Senin (3/8) dan memunculkan ancaman bencana hidrometeorologi.
Ia mengingatkan warga untuk mewaspadai banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang di tengah cuaca buruk yang masih berpotensi berlangsung.
BMKG memprediksi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat masih akan terjadi di sejumlah wilayah dalam beberapa hari ke depan.
“Yang paling penting, keselamatan diri dan keluarga harus diutamakan,” kata Mahyeldi di Padang.
Ia juga meminta masyarakat tidak memaksakan diri melintasi kawasan rawan bencana atau tetap berada di lokasi yang berisiko membahayakan.
Bagi warga yang tinggal di bantaran sungai dan lereng perbukitan, Mahyeldi mengimbau agar segera mengungsi ke tempat aman jika melihat tanda-tanda awal bencana.
Menurut dia, pencegahan sejak dini jauh lebih penting ketimbang mengambil risiko yang dapat mengancam nyawa.
Mahyeldi telah menginstruksikan BPBD, Dinas Sosial, Dinas BMCKTR, dan Dinas Kesehatan untuk siaga penuh.
“Kita harus bergerak cepat dan saling berkoordinasi agar setiap kejadian bisa segera ditangani,” ujarnya.
Pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota juga terus memantau kondisi lapangan agar bantuan dapat disalurkan tepat sasaran.
Ia turut mendorong penguatan semangat gotong royong serta perhatian kepada kelompok rentan seperti lansia dan penyandang disabilitas.
Mahyeldi juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi.
Warga diminta mengikuti arahan resmi pemerintah serta segera menghubungi petugas jika membutuhkan bantuan darurat.


Komentar