Wakil Wali Kota Payakumbuh, Elzadaswarman, membuka langsung kejuaraan yang diikuti oleh 299 atlet dari 33 pengurus cabang dan klub renang se-Sumatera Barat. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa kepercayaan sebagai tuan rumah merupakan tanggung jawab besar bagi daerah dalam mendukung pembinaan olahraga akuatik.
"Atas nama Pemko Payakumbuh, kami menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta. Sebuah kota kecil yang terus berbenah, ramah, dan berkomitmen untuk menjadi bagian dalam kemajuan olahraga di Sumbar," ujar Elzadaswarman.
Ia menekankan bahwa kompetisi ini bukan sekadar ajang mencari pemenang, melainkan proses panjang untuk membentuk karakter, sportivitas, dan mental juara bagi atlet masa depan. Pemko Payakumbuh pun berkomitmen terus memperkuat dukungan melalui peningkatan sarana prasarana serta kolaborasi dengan berbagai pihak terkait.
"Dari kolam renang ini kita berharap lahir atlet-atlet unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional," tambahnya.
Ketua Panitia, Widya, menjelaskan bahwa antusiasme peserta yang sangat tinggi terlihat dari banyaknya nomor pertandingan yang mencapai lebih dari 1.000 kategori selama tiga hari pelaksanaan. Kejuaraan ini diharapkan mampu menjaring perenang potensial yang siap membawa nama Sumatera Barat ke level yang lebih tinggi.
"Kita harapkan dari Kejurda Akuatik ini mampu melahirkan perenang-perenang potensial yang siap membawa nama Sumbar ke level yang lebih tinggi," pungkas Widya.
Pada pembukaan tersebut, Elzadaswarman juga menyerahkan medali kepada para pemenang nomor 1.500 meter gaya bebas putra. Juara pertama diraih oleh Sarbo dari Padang Pariaman, disusul Muhammad Siddiq dari Bukittinggi di posisi kedua, dan Darvesh Evan Putra Huda dari Padang di posisi ketiga. Acara ini turut dihadiri oleh jajaran pengurus Akuatik Sumbar, perwakilan DPRD, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.






