Jakarta – Kurnia Meiga yang pernah dikenal sebagai salah satu kiper terbaik Timnas Indonesia pada awal 2010-an kini menjalani aktivitas baru di luar lapangan hijau. Sosok yang dulu kukuh di bawah mistar Arema Malang itu sempat menghilang dari sepak bola nasional setelah mengalami gangguan penglihatan.
Nama Kurnia Meiga lekat dengan sejumlah pencapaian penting bersama tim nasional. Ia ikut membawa Indonesia finis sebagai runner-up Piala AFF 2010 dan 2016, serta meraih medali perak SEA Games 2011.
Di level klub, penampilannya juga mencolok bersama Arema FC. Ia membantu tim tersebut menjuarai Liga Indonesia 2010 dan Piala Presiden 2017, sekaligus meraih gelar MVP ISL pada tahun yang sama.
Perubahan besar dalam kariernya terjadi saat menjelang laga Arema FC kontra PSM Makassar di Liga 1 2017. Saat itu, penglihatannya mulai bermasalah dan membuatnya batal tampil.
Setelah itu, Kurnia Meiga memeriksakan diri ke dokter. Meski sudah menjalani pemeriksaan menyeluruh, tidak ditemukan keluhan penyakit pada saat itu.
Ketika gangguan itu muncul, ia merasa seolah-olah kedua matanya tertutup tirai sehingga pandangannya tidak jelas. Belakangan diketahui, ia mengidap papilledema yang memaksanya menepi cukup lama dari sepak bola.
Berbagai upaya pengobatan telah dijalani, mulai dari bolak-balik rumah sakit hingga terapi akupunktur. Namun, hasilnya belum menunjukkan perubahan berarti.
Kini, Kurnia Meiga beralih menyapa publik lewat TikTok. Melalui akun pribadinya, @kurniameiga_1, ia hampir setiap malam berinteraksi dengan warganet yang mengirim gift di aplikasi tersebut.
Ia juga menjalani aktivitas sebagai afiliator dengan menawarkan beragam produk, mulai dari makanan, parfum, perlengkapan sepak bola, hingga bantal tidur.
Akun TikTok miliknya kini telah memiliki lebih dari 611 ribu pengikut per Selasa (30/6) dengan total lebih dari 6 juta like. Di kolom komentar, masih banyak warganet yang menyatakan rindu melihat aksinya di lapangan.
“Bang, tolong main lagi ke timnas,” tulis pengguna TikTok dengan akun Alby.







Komentar