Kemendes PDT Percepat Hilirisasi Riset BRIN di 10.000 Desa

Jakarta – Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) mempercepat langkah untuk mendukung Asta Cita keenam Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun ekonomi dari bawah sekaligus menekan kemiskinan. Upaya itu dijalankan melalui hilirisasi riset di desa dengan menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto mengatakan, hasil riset BRIN tidak boleh berhenti sebagai dokumen. Menurut dia, temuan riset harus segera diterapkan di lapangan agar memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa.

“Target kami mungkin lebih kurang 10.000 desa. Jadi potensi desa akan kita maksimalkan, tentu dengan berbagai macam afirmasi yang akan kita lakukan. Pesan Bapak Presiden, kita ini bukan Superman, kita ini Super Tim,” ujar Yandri saat menghadiri BRIN Menyapa Desa di Gedung B.J. Habibie, Jakarta, Kamis (4/6/2026), dikutip dari infopublik.

Yandri menilai kerja sama Kemendes PDT dan BRIN sangat penting karena memiliki irisan program yang kuat. Lima Pilar Desa Inovasi BRIN, yang mencakup sosial, pemerintahan, ekonomi, lingkungan, dan kearifan lokal, disebut sejalan dengan 12 Aksi Bangun Desa Bangun Indonesia yang dijalankan Kemendes PDT.

Melalui sinergi tersebut, BRIN akan ikut mendampingi riset dan teknologi untuk mendukung sejumlah program unggulan kementerian, seperti Desa Wisata, Desa Ekspor, dan Desa Tematik.

Kemendes PDT juga mendorong program Swasembada Ekonomi Hijau dan Ketahanan Pangan Terintegrasi atau SEHATI, yang merupakan hasil kerja sama Pemerintah Indonesia dengan Bank Dunia.

Menurut Yandri, pembangunan desa tidak bisa dikerjakan oleh satu lembaga saja. Karena itu, integrasi program juga dilakukan bersama Kementerian Lingkungan Hidup lewat gerakan Desa Bebas Sampah untuk menjaga keberlanjutan ekosistem desa.

Di luar dukungan anggaran negara, pemerintah juga melibatkan sektor swasta untuk mempercepat pemerataan ekonomi desa. Saat ini, sudah ada ratusan korporasi yang siap berpartisipasi dalam pembangunan di tingkat tapak.

“Kami Alhamdulillah sudah bekerja sama dengan 500 perusahaan swasta dan BUMN untuk melakukan desa binaan. Ditambah dengan dukungan riset dari BRIN, kami semakin optimis untuk memajukan 75.266 desa di seluruh Indonesia,” kata mantan Wakil Ketua MPR RI itu.

Acara tersebut turut dihadiri Menteri Lingkungan Hidup Moh. Jumhur Hidayat, Kepala BRIN Arif Satria, Anggota Komisi XI DPR RI HM. Musthofa, Kepala LAN Muhammad Taufiq, dan Sekjen Kemendes PDT Taufik Madjid.

Komentar