Padang Pariaman – Arus mudik Lebaran yang padat di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menuntut kehadiran optimal seorang pemimpin. Kapolsek BIM, Ipda Wahid Mashadi, hadir bukan hanya sebagai aparat keamanan, tetapi juga sebagai representasi pelayanan bagi masyarakat.
Di tengah kesibukannya mengatur kelancaran arus mudik, Ipda Wahid, seorang lulusan Pesantren Modern Terpadu Prof Hamka, rela mengorbankan momen Lebaran bersama keluarga. Baginya, memastikan keamanan dan kenyamanan para pemudik adalah prioritas utama.
"Prinsipnya, polisi harus hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujar Ipda Wahid, Sabtu (21/3/2026).
Pria yang baru menjabat sebagai Kapolsek BIM pada pertengahan Maret 2026 ini langsung dihadapkan pada tantangan besar, yakni mengamankan arus mudik Lebaran. Alih-alih beradaptasi perlahan, ia memilih terjun langsung ke lapangan, memastikan setiap pemudik dapat tiba di kampung halaman dengan tenang.
Latar belakang pendidikan pesantren membentuk karakter kepemimpinan Ipda Wahid menjadi sederhana, dekat dengan masyarakat, dan mengedepankan pelayanan. Keputusannya untuk berlebaran bersama masyarakat di bandara mencerminkan nilai pengabdian di atas kepentingan pribadi, nilai yang ia pegang teguh sejak menjadi santri.
Profil Ipda Wahid Mashadi
- Lulus Pesantren Hamka (1999)
- Lulus SMA 5 Padang
- Pendidikan Bintara Polri (2007)
- Lulusan SIP Angkatan ke-52 (2023)
- Jabatan terakhir: Kanitregident Satlantas Polres Pasaman






