Padang – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat meningkatkan standar keselamatan operasional melalui pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh sarana dan prasarana kereta api. Langkah preventif ini dilakukan untuk memitigasi risiko gangguan perjalanan akibat cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana alam seperti banjir, longsor, hingga pergeseran tanah di titik-titik rawan.
Manajemen KAI Divre II Sumbar menggelar kegiatan Pemeriksaan Detail Serentak Safety Critical Personnel (SCP) Prasarana yang melibatkan jajaran pimpinan serta petugas teknis lapangan. Fokus utama pemeriksaan mencakup kondisi vital jalur, mulai dari geometri rel, bantalan, sistem penambat, hingga stabilitas konstruksi jembatan dan sistem persinyalan.
Manager Operasi Fasilitas Angkutan dan Pengendalian Perjalanan KA, Acep S Manan, menegaskan bahwa inspeksi ini merupakan komitmen perusahaan dalam menjamin keamanan dan kenyamanan penumpang. Seluruh elemen prasarana diperiksa secara mendalam untuk memastikan setiap perangkat berfungsi optimal, terutama di wilayah dengan kontur tanah yang labil saat curah hujan tinggi.
Kepala Humas KAI Divre II Sumbar, Reza Shahab, menjelaskan bahwa timnya secara rutin melakukan pemetaan prioritas perawatan serta inspeksi langsung dengan berjalan kaki di sepanjang jalur operasional.
"Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan jalur tetap aman dilalui perjalanan kereta api," ujar Reza dalam keterangan persnya, Rabu (13/5/2026).
Selain penguatan teknis, KAI Divre II Sumbar turut mengimbau masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api. Pihaknya meminta warga agar tidak melakukan aktivitas berbahaya di sekitar jalur rel dan segera melaporkan jika menemukan kondisi yang berpotensi mengganggu operasional.
"Kami berkomitmen menjaga keselamatan dan kenyamanan pelanggan melalui langkah-langkah preventif yang dilakukan secara konsisten. Seluruh unit operasional KAI Divre II Sumbar akan terus bersiaga penuh untuk memastikan perjalanan kereta api tetap aman, andal, dan selamat," pungkas Reza.






