Jakarta – Media Australia menyoroti langkah Indonesia yang kian aktif memantau pemain keturunan di Negeri Kanguru. Sorotan itu muncul setelah Mathew Baker dipromosikan ke Timnas Indonesia senior, sementara Luke Vickery dan Mitchell Baker juga sudah mengikuti latihan dan dipertimbangkan untuk dinaturalisasi.
Akun X Futbol Australia, @AustraliaFut, menilai Indonesia kini bergerak serius dalam mencari bakat di Australia. Perhatian mereka semakin besar setelah nama-nama tersebut dikaitkan dengan proyek besar skuad Garuda.
“Indonesia sedang melakukan scouting yang bagus di dalam Australia dan hasilnya sangat baik,” tulis @AustraliaFut.
“Mereka membawa Vickery, Mitch Baker, dan sekarang bek kiri Matthew Baker (09) dari akademi Melbourne City. Mungkin ke depan mereka akan membawa beberapa pemain penting. Luongo mungkin bisa bermain untuk mereka,” lanjut akun itu.
Komentar tersebut mencerminkan kekhawatiran publik sepak bola Australia terhadap langkah Indonesia. Pasalnya, para pemain yang dipantau bukan nama sembarangan, melainkan talenta yang tumbuh di sistem pembinaan sepak bola Australia.
Mathew Baker menjadi salah satu nama yang paling mencuri perhatian. Lahir pada 2009, ia merupakan produk akademi Melbourne City dan sudah mengantongi kontrak profesional di klub A-League tersebut.
Baker sebelumnya juga dikenal sebagai pemain keturunan Indonesia-Australia yang memilih membela Merah Putih di level usia. Kini, namanya semakin menonjol setelah masuk radar Timnas Indonesia senior.
Selain Baker, ada Luke Vickery yang bermain untuk Macarthur FC. Winger itu memiliki darah Indonesia dari garis keluarga dan disebut tengah menjalani proses untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Nama Mitchell Baker juga ikut disebut. Striker kelahiran Melbourne itu dipilih Colorado Rapids pada MLS SuperDraft 2026, sehingga statusnya dinilai bukan talenta sembarangan.
Kondisi ini membuat Australia perlu waspada karena Indonesia tak lagi hanya memburu pemain keturunan di Belanda atau Eropa. Kini, radar Garuda juga mulai menyasar Australia, salah satu kekuatan utama sepak bola Asia.
Akun tersebut juga menyinggung Massimo Luongo sebagai contoh pemain berdarah Indonesia. Namun, peluang Luongo membela Indonesia terbilang sulit karena sudah lama menjadi bagian dari Timnas Australia senior dan memiliki banyak caps internasional.




Komentar