Padang – Harapan klub otomotif Sumatera Barat untuk berpartisipasi penuh dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sumbar 2026 kembali membara. IMI Pusat memutuskan memperpanjang waktu verifikasi keanggotaan klub, mengakomodir aspirasi yang sempat terancam akibat kendala sosialisasi.
Wakil Ketua Umum Organisasi IMI Pusat, John Ismadi Lubis, menyatakan perpanjangan waktu ini sebagai bentuk transparansi dan komitmen IMI Pusat untuk memastikan Musprov berjalan lancar, solid, dan jujur. "Kami mengakomodir karena sosialisasi kurang maksimal. Saya buka waktu empat hari bagi klub untuk melengkapi persyaratan melalui aplikasi Gaspol by IMI yang aktif 24 jam. Ini bentuk transparansi kami," tegas John.
Keputusan ini disambut baik oleh perwakilan klub otomotif Sumbar, Rifki. Ia mengapresiasi langkah IMI Pusat yang mendengarkan aspirasi klub. "Alhamdulillah, apa yang menjadi harapan kami diakomodir. Hak kepesertaan dan hak suara yang sempat hilang diperjuangkan kembali," ujar Rifki usai pertemuan dengan Karateker IMI Sumbar di Padang.
Sebelumnya, sejumlah klub otomotif di Sumbar merasa dirugikan karena hak suara mereka terancam hilang akibat proses verifikasi yang dinilai kurang transparan. Dari sekitar 80 klub, hanya 20-an yang dinyatakan aktif karena masalah administrasi.
John Ismadi Lubis menegaskan bahwa IMI Pusat tidak memiliki kepentingan khusus terhadap calon ketua IMI Sumbar yang akan maju. Fokus utama adalah memastikan Musprov berjalan dengan sistem one man one vote yang adil. "Kami ingin insan otomotif bersifat jujur, sportif, dan ikhlas. Kita perbaiki administrasi ke depan agar IMI Sumbar solid dan menjadi yang terbaik di Sumatra," imbuhnya.
Musprov IMI Sumbar akan memilih ketua untuk periode 2026-2030. Penyerahan formulir pendaftaran bakal calon ketua akan dimulai setelah verifikasi ulang klub otomotif selesai dalam empat hari ke depan.



