Simpang Ampek – Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Pasaman Barat kembali naik dan menyentuh level tertinggi Rp3.754,06 per kilogram berdasarkan rilis resmi Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Pasaman Barat per 28 Juni 2026.
PLT Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Pasaman Barat, Afrizal, menyebut harga kemitraan itu merupakan harga penetapan pemerintah yang diperbarui setiap pekan. Harga tersebut menjadi acuan bagi perusahaan dan petani dalam pola kemitraan.
Afrizal menilai kenaikan ini memberi sinyal positif bagi sektor perkebunan sawit di Pasaman Barat. Ia mengatakan, kestabilan harga berpeluang membantu petani meningkatkan pendapatan sekaligus memaksimalkan hasil panen.
Meski begitu, ia menegaskan harga TBS tidak sama di setiap perusahaan. Besarannya dipengaruhi status kemitraan petani dengan perusahaan penerima serta jalur pemasaran yang digunakan, sehingga petani diminta mencermati daftar harga sebelum menjual hasil panen.
Berdasarkan data Disbunnak Pasaman Barat, harga tertinggi Rp3.754,06 per kilogram diperoleh petani dalam skema kemitraan plasma di PT Bina Tani Nusantara (BTN), PT Agrowiratama, PT Gersindo, PT Andalas Agro Industri (AAI), dan PT Laras Internusa (LIN).
Pada kategori mitra swadaya, harga tertinggi yang sama juga berlaku di PT Rimbo Panjang Sumber Makmur (RPSM) dan PT Gunung Sawit Abadi (GSA). Kedua perusahaan itu menjadi opsi yang menguntungkan bagi petani dalam kategori tersebut.
Sementara untuk kategori non-mitra, harga TBS berada di kisaran Rp3.085 hingga Rp3.400 per kilogram. PTPN IV Regional IV mencatat harga tertinggi di kelompok ini, yakni Rp3.400 per kilogram.
Di bawahnya, PT Usaha Sawit Mandiri (USM) menetapkan harga Rp3.369 per kilogram, PT Bakrie Pasaman Plantation (BPP) Rp3.230 per kilogram, PT Pasaman Marama Sejahtera (PMS) Rp3.220 per kilogram, dan PT Bina Tani Nusantara (BTN) jalur non-mitra Rp3.085 per kilogram.
Untuk petani yang menjual brondolan atau buah lepas, PT Rimbo Panjang Sumber Makmur (RPSM) menawarkan harga Rp3.600 per kilogram. Harga itu menjadi salah satu yang paling kompetitif untuk kategori brondolan di Pasaman Barat.







Komentar