Bukittinggi – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menutup rangkaian Safari Ramadan di Kota Bukittinggi dengan kegiatan Subuh Mubarakah di Masjid Raya Kota Bukittinggi, Sabtu (28/02/2026). Dalam tausiyahnya, Mahyeldi menekankan pentingnya puasa sebagai sarana melatih kepedulian dan berbagi antar sesama.
"Puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi melatih kita untuk peduli dan saling berbagi," ujar Mahyeldi. Ia menambahkan, momentum Ramadan harus menjadi ajang pembinaan diri dan penguatan empati sosial.
Kunjungan Safari Ramadan selama dua hari ini diawali dengan rapat koordinasi, salat tarawih di Masjid Nurul Huda Panganak, iktikaf di Masjid Jami’ Gantiang Sawah Laweh, serta penyerahan bantuan bedah rumah bagi warga yang membutuhkan.
Mahyeldi berharap semangat berbagi yang tumbuh selama Ramadan dapat terus berlanjut dan menjadi karakter dalam kehidupan sehari-hari. "Ketika kita merasakan lapar, di situlah kita belajar memahami saudara-saudara kita yang kekurangan. Nilai inilah yang harus kita jaga, agar kebersamaan dan kepedulian terus hidup di tengah masyarakat," tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan, Gubernur menyerahkan bantuan hibah Safari Ramadan sebesar Rp25 juta untuk Masjid Raya Kota Bukittinggi, 30 mushaf Al-Qur’an, serta bantuan uang tunai Rp3 juta dari Persatuan Kepala Sekolah.
Kegiatan Subuh Mubarakah ini dihadiri puluhan jemaah dari berbagai kalangan, termasuk jajaran pemerintahan Kota Bukittinggi. Rangkaian Safari Ramadan di Kota Bukittinggi ditutup dengan doa bersama, memohon agar Sumatera Barat senantiasa diberkahi dan dijauhkan dari segala musibah.



