Bandung – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memastikan proses hukum tengah berjalan terkait dugaan penghinaan terhadap Suku Sunda dan ujaran rasis yang dilakukan kreator konten Adimas Firdaus atau Resbob terhadap suporter Persib Bandung, Viking Persib Club (VPC). Pernyataan ini muncul setelah video viral Resbob memicu kemarahan publik.
Dedi Mulyadi menyatakan kasus ini telah ditindaklanjuti berdasarkan laporan perwakilan suporter Persib Bandung dan menyerahkan penanganannya kepada pihak kepolisian.
Mantan Bupati Purwakarta itu menyayangkan tindakan Resbob yang dinilai tidak pantas, karena video tersebut berkembang menjadi pernyataan rasis yang diduga menghina Suku Sunda.
Dedi Mulyadi mengimbau masyarakat Jawa Barat untuk tidak terpancing emosi dan menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada penegak hukum, serta berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi semua pihak agar lebih bertanggung jawab dalam bertutur di ruang publik.




Komentar