Padang – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, menyerukan kepada seluruh masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Ajakan ini disampaikan saat peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Kota Padang, Minggu (8/3/2026).
"Masyarakat Sumbar sejak dahulu dikenal menjadikan Al-Qur’an sebagai dasar dalam menjalani kehidupan sehari-hari," ujar Mahyeldi dalam sambutannya. Ia menambahkan, nilai-nilai Al-Qur’an telah mengakar dalam kehidupan sosial masyarakat Minangkabau dan diharapkan semakin menguat di masa depan.
Acara peringatan Nuzulul Qur’an ini dihadiri oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar serta masyarakat yang melaksanakan salat Tarawih berjamaah.
Mahyeldi menekankan bahwa peringatan Nuzulul Qur’an adalah momentum penting untuk mengingat makna dan hikmah turunnya Al-Qur’an. Ia berharap, momentum ini dapat memperkuat keimanan dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.
Gubernur juga menegaskan bahwa falsafah hidup masyarakat Minangkabau, "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah," membuktikan bahwa adat dan agama berjalan seiring.
Selain itu, Mahyeldi mengajak jamaah untuk memakmurkan masjid dengan memperbanyak ibadah, termasuk i’tikaf, terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadan. Menurutnya, malam-malam tersebut adalah waktu istimewa untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon keberkahan.
"Semoga momentum ini menjadi saat bagi kita semua untuk mengetuk pintu langit, memohon pertolongan Allah SWT bagi masyarakat serta negeri yang kita cintai," pungkasnya.

