Padang – Ratusan warga terdampak bencana alam di Kota Padang kini dapat bernapas lega. Sebanyak 100 unit Hunian Sementara (Huntara) mulai dibangun di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, sebagai respons cepat terhadap kebutuhan tempat tinggal yang layak.
Pembangunan Huntara ini merupakan hasil kolaborasi antara TNI, Polri, relawan kebencanaan, dan masyarakat setempat. Lahan seluas satu hektare yang dipinjamkan oleh seorang pemilik tanah menjadi lokasi pembangunan Huntara sebagai wujud kepedulian kemanusiaan.
Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Evi Yandri, mengapresiasi dukungan semua pihak, terutama pemilik lahan. "Lahan ini dipinjamkan sementara hingga Pemerintah Kota Padang menyelesaikan pembangunan hunian tetap bagi korban bencana alam. Ini bentuk kepedulian dan solidaritas yang patut diapresiasi," ujarnya.
Huntara ini diharapkan menjadi solusi sementara bagi warga terdampak bencana, sambil menunggu realisasi hunian tetap dari pemerintah. Pemerintah daerah berkomitmen mempercepat pembangunan hunian tetap agar masyarakat dapat segera kembali hidup normal dengan tempat tinggal yang permanen.






