Bupati Lima Puluh Kota Dilaporkan, Dugaan VCS Gegerkan Publik!

Padang – Bupati Lima Puluh Kota, Safni Sikumbang, menghadapi sorotan tajam setelah rekaman video call sex (VCS) yang diduga melibatkan dirinya beredar luas. Kasus ini kini dalam penyelidikan intensif oleh Polda Sumatera Barat.

Rekaman berdurasi 30 detik tersebut memicu kehebohan di tengah masyarakat. Safni sendiri telah melaporkan kasus ini ke pihak berwajib terkait dugaan pemerasan.

"Kita sudah laporkan dan serahkan kepada penegak hukum, kita ikuti proses hukum. Makasih," ujar Safni, Senin (23/2/2026).

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar, Kombes Pol Andry Kurniawan, membenarkan adanya laporan dari Bupati Limapuluh Kota yang diterima awal Februari 2025. "Kami masih dalam penyelidikan laporan pemerasan terkait video call sex itu," kata Andry, Selasa (24/2/2025).

Safni Sikumbang, lahir di Sariak Laweh, Akabiluru, Kabupaten Lima Puluh Kota pada 14 Mei 1974. Ia dikenal sebagai pengusaha yang kemudian terjun ke dunia politik.

Pada Pilkada serentak 2024, Safni terpilih menjadi Bupati Lima Puluh Kota periode 2025-2030, berpasangan dengan Ahlul Badrito Resha. Pasangan ini meraih 52.951 suara, mengungguli petahana Saffaruddin-Darman Sahladi yang hanya memperoleh 43.422 suara. Safni-Rito diusung oleh PDIP dan PKS.

Sebelum menjadi bupati, Safni dikenal sebagai pengusaha di bidang sawit, peternakan sapi, dan ayam potong, dengan sebagian besar bisnisnya berpusat di Provinsi Riau. Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Ikatan Keluarga Minang Riau wilayah Kandis, Siak selama dua periode (2010-2020). Di kampung halamannya, ia merupakan salah satu pendiri dan ketua Forum Peduli Anak Nagari di Kecamatan Akabiluru.