Brace Ernesto Gomez Bawa Persik Kediri Tekuk PSS Sleman 2-1

Persik Kediri naik ke papan atas klasemen setelah menaklukkan PSS Sleman di Stadion Brawijaya.

Kediri – Persik Kediri menaklukkan PSS Sleman dengan skor 2-1 dalam laga lanjutan Super League 2026/2027 di Stadion Brawijaya, Kamis (22/10/2026).

Ernesto Gomez menjadi pahlawan kemenangan tuan rumah berkat torehan dua gol yang bersarang ke gawang PSS Sleman.

Persik membuka keunggulan lebih awal melalui eksekusi penalti Ernesto Gomez pada menit kedelapan setelah Christophe Nduwarugira melakukan pelanggaran di kotak terlarang.

PSS Sleman sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui sepakan Melvyn Lorenzen yang memanfaatkan bola liar di depan gawang lawan pada menit ke-31.

Tuan rumah kembali memimpin menjelang babak pertama berakhir setelah Ernesto Gomez mencetak gol keduanya melalui sundulan pada menit ke-42.

Gol tersebut lahir setelah Ernesto Gomez menyambar bola muntah hasil tendangan Bayu Otto yang sebelumnya membentur tiang gawang.

Memasuki babak kedua, PSS Sleman berusaha keras mengejar ketertinggalan melalui berbagai skema serangan.

Harapan tim tamu sempat muncul saat Gustavo Tocantins membobol gawang Persik pada menit ke-63 usai menerima umpan dari Riko Simanjuntak.

Namun, wasit menganulir gol tersebut setelah meninjau tayangan Video Assistant Referee (VAR) karena terdapat posisi offside dalam proses serangan.

Kemenangan ini membawa Persik Kediri naik ke papan atas klasemen sementara dengan koleksi 10 poin.

Pelatih Persik Kediri menyatakan kepuasannya terhadap hasil pertandingan tersebut.

“Ernesto Gomez menjadi pembeda dalam pertandingan pekan ketujuh ini,” ujar pihak internal klub terkait performa sang striker.

Sebaliknya, PSS Sleman masih tertahan di peringkat ke-15 dengan raihan empat poin.

Manajemen PSS Sleman mengakui timnya gagal mempertahankan ritme permainan hingga peluit panjang dibunyikan.

“Kami sempat menyamakan kedudukan, tetapi gagal mempertahankan momentum hingga pertandingan berakhir,” ungkap perwakilan tim tamu menanggapi hasil minor di Kediri.

Komentar