Padang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Minangkabau mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Sumatera Barat pada Sabtu (24/10/2026).
Provinsi ini diprediksi akan diguyur hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat sepanjang hari.
BMKG menetapkan status siaga hujan lebat bagi wilayah Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Solok Selatan, dan Dharmasraya.
Potensi hujan sedang hingga lebat turut mengancam Bukittinggi, Tanah Datar, Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Payakumbuh, Sawahlunto, Kabupaten Solok, serta Sijunjung.
Pola cuaca menunjukkan hujan ringan hingga sedang mulai menyapa Pasaman Barat dan Sijunjung pada pagi hari.
Intensitas hujan yang lebih tinggi berpeluang mengguyur Agam, Solok Selatan, dan Dharmasraya pada periode waktu yang sama.
Cakupan hujan sedang hingga lebat akan meluas ke berbagai wilayah lain saat memasuki siang hingga sore hari.
Kondisi cuaca diperkirakan belum mereda dan akan terus mendominasi sebagian besar wilayah Sumatera Barat pada malam hari.
Hujan bahkan diprakirakan masih bertahan hingga dini hari di sejumlah titik seperti Pasaman Barat, Agam, Bukittinggi, dan wilayah lainnya.
Suhu udara di Sumatera Barat tercatat berada di kisaran 19 hingga 31 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 70 hingga 98 persen.
Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat laut dengan kecepatan rata-rata 4 hingga 26 kilometer per jam.
Pihak BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai dampak ikutan akibat cuaca ekstrem tersebut.
“Warga yang berada di zona rawan bencana diminta untuk selalu memantau perkembangan cuaca,” ungkap pihak BMKG dalam keterangannya.
Masyarakat juga diminta untuk segera mengantisipasi potensi genangan, banjir, tanah longsor, hingga risiko pohon tumbang.
“Masyarakat harus waspada terhadap dampak ikutan cuaca ekstrem ini,” tegas BMKG menekankan pentingnya kesiapsiagaan warga.








Komentar