Padang Pariaman, Sumatera Barat – Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menyalurkan bantuan logistik untuk korban banjir di Nagari Kampuang Galapuang Ulakan dan sekitarnya, setelah hujan ekstrem melanda wilayah tersebut. Penyaluran bantuan ini dilakukan bersama Pemerintah Daerah Padang Pariaman dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Bantuan berupa beras, minyak goreng, telur, makanan cepat saji, selimut, dan tikar didistribusikan langsung ke titik-titik pengungsian, dengan prioritas diberikan kepada kelompok rentan seperti lansia, balita, dan ibu hamil.
Banjir di Nagari Kampuang Galapuang Ulakan berdampak pada 170 kepala keluarga, menyebabkan sekitar 250 jiwa mengungsi dan akses sempat terputus sehingga bantuan logistik sangat dibutuhkan.
General Manager BIM, Dony Subardono, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan. BIM akan terus memantau situasi dan siap memberikan dukungan tambahan jika diperlukan.
M. Fadly dari BPKD Padang Pariaman mengapresiasi respon cepat BIM yang dinilai sangat membantu masyarakat yang bertahan di posko pengungsian. BPBD Padang Pariaman juga menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas sektor dalam penanganan bencana ini.


Komentar