Padang – Badan Gizi Nasional (BGN) Republik Indonesia memperkuat kendali operasional program gizi nasional di Sumatera Barat melalui pengarahan dan evaluasi yang melibatkan berbagai pihak. Kegiatan yang berlangsung di Hotel Mercure, Padang, pada Sabtu (31/1) ini, bertujuan untuk memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.
Wakil Kepala BGN Bidang Operasional, Irjen Pol (Purn) Sony Sonjaya S.I.K., menegaskan pentingnya ketepatan pelaksanaan di lapangan. "Keberhasilan program gizi nasional sangat ditentukan oleh ketepatan pelaksanaan di tingkat operasional, mulai dari perencanaan, distribusi, hingga pengawasan," ujarnya.
Sony juga menekankan bahwa evaluasi dilakukan secara objektif dan menyeluruh, bukan untuk mencari kekurangan, tetapi untuk memastikan setiap pelaksana memahami perannya dan mampu melakukan perbaikan berkelanjutan.
Dalam arahannya, Sony menyoroti pentingnya integritas dan akuntabilitas dalam setiap proses. "Setiap proses harus dapat dipertanggungjawabkan, baik secara administrasi maupun secara moral, mengingat program ini menyangkut kepercayaan publik dan masa depan generasi bangsa," tegasnya.
Lebih lanjut, Sony mendorong para pelaksana di Sumatera Barat untuk aktif menyampaikan dinamika lapangan, sehingga kebijakan dan langkah operasional dapat disesuaikan dengan kebutuhan riil masyarakat. Ia menilai Sumatera Barat memiliki kesiapan dan potensi besar dalam mendukung keberhasilan program gizi nasional.
Dengan sinergi yang solid antara pemerintah daerah, mitra, dan yayasan pelaksana, program diharapkan berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan. Sony kembali menegaskan komitmen Badan Gizi Nasional dalam menjaga kendali operasional program gizi nasional.
"Dengan disiplin, sinergi, dan pengawasan yang kuat, program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya di Provinsi Sumatera Barat," pungkasnya.





