Padang – Banjir bandang menerjang kawasan Guo, Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (27/11/2025), mengakibatkan kerusakan signifikan. Satu jembatan roboh, tiga rumah hanyut, dan sejumlah rumah warga, tempat ibadah, serta lahan pertanian rusak. Pemerintah Kota Padang menetapkan status tanggap darurat bencana hingga 8 Desember 2025.
Hujan deras selama dua hari terakhir menyebabkan Sungai Guo meluap dan memicu banjir bandang.
Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, meninjau langsung lokasi bencana dan menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada warga yang mengungsi. Bantuan meliputi tikar, selimut, dan perlengkapan kebutuhan dasar.
Pemerintah Kota Padang mengoptimalkan penanganan bencana dengan melakukan evakuasi warga, penyaluran bantuan, pembersihan material, dan penyediaan dapur umum.
Maigus Nasir mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak, termasuk Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional I Sumatera, yang memberikan bantuan dan menurunkan alat berat untuk normalisasi sungai. Pemerintah kecamatan dan kelurahan diminta bergerak cepat dan responsif dalam memberikan pelayanan maksimal kepada warga terdampak. Keselamatan warga menjadi prioritas utama dalam penanganan bencana ini.


Komentar