Palembayan – Banjir bandang menerjang Nagari Silareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, pada Kamis (27/11), mengakibatkan 74 orang meninggal dunia. Tim SAR masih mencari sekitar 150 warga lainnya yang dilaporkan hilang, terutama di wilayah Kayu Pasak.
Data dari Diskominfo Agam menunjukkan bahwa jumlah korban hilang masih simpang siur. Warga Kayu Pasak terus melakukan pencarian terhadap para korban.
Mur (45), seorang korban selamat, menceritakan bagaimana gelombang lumpur bercampur kayu dan batu menghancurkan rumahnya. Ia, suami, dan anaknya sempat pasrah sebelum akhirnya rumah mereka roboh. Warga menyelamatkan Mur sekitar 500 meter dari rumahnya pada tengah malam.
Suami Mur, Katik (45), ditemukan dengan kondisi patah kaki dan kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Jambak, Pasaman. Anak mereka ditemukan selamat di pasar Kayu Pasak, sekitar 1 kilometer dari rumahnya.
Metrizal (61), kakak Mur, mengungkapkan bahwa selain Mur, masih ada tiga anggota keluarga lainnya yang belum ditemukan.






Komentar