Padang – Dugaan pembalakan liar mencuat sebagai penyebab banjir bandang yang menerjang Sumatera Barat sejak Kamis (9/5/2024). Tumpukan kayu gelondongan ditemukan di sepanjang pantai Padang, diduga berasal dari penebangan ilegal di hulu sungai.
Penemuan kayu-kayu tersebut memicu sorotan publik setelah foto dan video viral di media sosial. Warganet mengkritik pemerintah daerah atas dugaan kelalaian dalam mengantisipasi bencana dan menindak pelaku pembalakan liar.
Kepala Dinas Kehutanan Sumatera Barat, Ferdinal Asmin, menyatakan akan menindaklanjuti laporan terkait pembalakan liar dan memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar, Kombes Pol Andri Kurniawan, mengatakan polisi tetap menyelidiki dugaan pembalakan liar, meski fokus utama saat ini adalah keselamatan korban banjir.
Pembalakan liar di Sumatera Barat diduga telah berlangsung lama dan luput dari pantauan aparat. Pelaku disinyalir kerap berpindah lokasi dan membeli kayu dari penduduk setempat. Banjir bandang memperparah situasi dengan menyeret kayu-kayu hasil tebangan ke wilayah pantai.


Komentar