Api Mengamuk di Lubuk Buaya, Damkar Padang Selamatkan Aset Ratusan Juta

Padang – Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Lubuk Buaya, Koto Tangah, Senin (2/3/2026) dini hari, menghanguskan satu rumah dan warung. Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang bergerak cepat memadamkan api dan mencegahnya merambat ke bangunan lain.

"Kami menerima laporan pukul 04.43 WIB dan langsung bergerak cepat," ujar Kepala Bidang Operasional Damkar Kota Padang, Rinaldi, menjelaskan respons cepat timnya. Kondisi lokasi yang padat dan akses jalan sempit menjadi tantangan tersendiri bagi petugas.

Lima unit armada dengan 60 personel dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 05.35 WIB.

Menurut saksi mata, Arjun Suseno (22), api pertama kali terlihat dari bagian belakang rumah korban. Ia segera melaporkan kejadian tersebut ke Damkar Padang.

Rinaldi menjelaskan, objek yang terbakar adalah satu unit rumah dan satu warung dengan luas area terbakar sekitar 15 x 8 meter persegi. Kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini," tambahnya. Satu keluarga dengan lima orang penghuni selamat dan tidak perlu mengungsi.

Damkar Padang berhasil menyelamatkan aset senilai Rp700 juta dari bangunan yang nyaris terdampak. Potensi rambatan api cukup tinggi karena terdapat tiga bangunan di sekitar lokasi yang berpotensi terdampak dengan luas area sekitar 30 x 11 meter persegi.

Rumah yang terbakar diketahui milik Hendra (42), seorang pedagang. Akibat kebakaran, bangunan rumah dan warung mengalami kerusakan berat.

Penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan pihak berwenang. Rinaldi mengimbau masyarakat agar selalu memastikan instalasi listrik dalam kondisi aman, terutama di kawasan padat penduduk.