Amorim Pastikan Leao-Modric Tampil Lawan Chelsea di Jakarta

Jakarta – Pelatih AC Milan Ruben Amorim memastikan Rafael Leao dan Luka Modric akan tampil saat menghadapi Chelsea pada laga Indonesia Super Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Kepastian itu disampaikan Amorim dalam konferensi pers jelang pertandingan pada Jumat, 7 Agustus 2026.

Meski begitu, pelatih asal Portugal tersebut belum memastikan apakah keduanya akan turun bersamaan.

Amorim mengatakan keputusan itu akan disesuaikan dengan kondisi fisik pemain dan pembagian menit bermain selama pramusim.

Ia menyebut AC Milan masih berada dalam fase adaptasi terhadap metode latihan dan pola permainan baru.

“Mereka akan bermain. Saya belum tahu apakah akan bermain bersama atau tidak. Kami tidak punya banyak pertandingan sebelum musim dimulai, jadi kami harus mengatur beban latihan dan pertandingan,” kata Amorim.

Ia juga mengungkapkan Leao, Modric, dan Koni De Winter kemungkinan hanya dimainkan sekitar 45 menit.

Menurut Amorim, ketiganya masih membangun kondisi fisik setelah menjalani program pramusim.

“Saya rasa Leao, Modric, dan Koni akan bermain 45 menit karena mereka baru menjalani dua sesi latihan dan satu pertandingan. Mereka akan bermain lagi, tetapi saya belum tahu apakah akan bersama,” ujarnya.

Selain menyoroti Leao dan Modric, Amorim juga memantau proses adaptasi seluruh pemain AC Milan menjelang musim baru.

Ia ingin memanfaatkan laga melawan Chelsea untuk menilai perkembangan skuad secara menyeluruh.

Pelatih berusia 41 tahun itu mengaku masih membutuhkan lebih banyak informasi tentang kondisi para pemain sebelum menentukan komposisi tim.

“Kami akan memainkan pemain yang berbeda karena ingin melihat semua pemain. Pekan depan saya harus mengambil keputusan, jadi saya membutuhkan informasi sebanyak mungkin untuk membuat keputusan yang tepat,” tutur Amorim.

Laga melawan Chelsea menjadi ajang penting bagi AC Milan untuk mengukur progres tim di bawah arahan Amorim.

Mantan pelatih Manchester United itu menilai Rossoneri masih membutuhkan waktu untuk mencapai permainan terbaik.

Situasi tersebut terutama dipengaruhi perubahan pendekatan taktik yang menuntut intensitas tinggi.

Amorim menilai timnya sudah menunjukkan perkembangan pada pertandingan sebelumnya.

Namun, ia menegaskan AC Milan masih harus meningkatkan kondisi fisik, tekanan tinggi, dan kemampuan duel satu lawan satu.

Komentar