Padang – Bhabinkamtibmas Surau Gadang, Aipda Windrizal, meraih Juara I Lomba Bhabinkamtibmas Teladan tingkat Polda Sumatera Barat berkat pendekatan humanis yang ia jalankan di tengah warga Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang. Penghargaan itu diumumkan bersamaan dengan peringatan Hari Bhayangkara, Rabu (1/7/2026).
Salah satu inovasi yang mengantarkannya meraih prestasi adalah program “Kopi Sakarek”, singkatan dari Ngopi Bareng, Hati Lega, Masalah Selesai. Melalui program ini, warga dapat menyampaikan berbagai keluhan, mulai dari konflik bertetangga, keamanan lingkungan, hingga persoalan sosial untuk dibahas bersama dan dicarikan solusi.
Pendekatan tersebut membuat sejumlah persoalan warga tak selalu berakhir di kantor polisi atau forum formal. Di Surau Gadang, masalah kerap mencair lewat percakapan santai di atas meja sederhana sambil menikmati kopi hangat.
Peran Windrizal di lapangan juga terlihat saat banjir bandang melanda kawasan Berok Siteba beberapa waktu lalu. Ia menjadi salah satu personel yang paling awal turun untuk mengevakuasi korban sekaligus menyalurkan bantuan.
Setelah bencana, ia juga melihat warga kesulitan mendapatkan air bersih. Karena itu, ia menggagas pembangunan sumur bor dengan melibatkan berbagai pihak.
Bagi Windrizal, tugas polisi tidak hanya soal menjaga keamanan. Ia menilai kehadiran polisi harus benar-benar dirasakan masyarakat saat membutuhkan pertolongan.
Komitmen itu juga ia tunjukkan lewat keterlibatan rutin dalam gotong royong, kegiatan keagamaan, pembagian paket sahur, dan pendampingan berbagai agenda kemasyarakatan di Surau Gadang.
Lurah Surau Gadang, Andrika Sari, S.Sos, menyampaikan rasa bangganya atas capaian tersebut. Menurut dia, penghargaan itu menjadi bukti keikhlasan dan dedikasi Aipda Windrizal dalam melayani masyarakat.
“Ini bukan hanya penghargaan, melainkan bukti nyata dedikasi, kesabaran, dan keikhlasan beliau yang selalu hadir di tengah masyarakat. Beliau mampu merangkul warga dan membantu menyelesaikan berbagai persoalan. Surau Gadang tentu sangat bangga atas capaian ini,” ujar Andrika, dikutip dari laman rakyatsumbar.id, Rabu (1/7/2026).
Apresiasi serupa datang dari tokoh masyarakat Surau Gadang, Sofyan Chandra. Ia menilai Windrizal sudah dianggap sebagai bagian dari keluarga warga karena responsnya yang cepat dan tanpa pilih kasih.
“Beliau cepat menanggapi setiap persoalan warga, tidak pernah membedakan siapa yang dibantu, bahkan selalu hadir ketika terjadi musibah. Program Kopi Sakarek menjadi bukti bahwa persoalan bisa diselesaikan dengan komunikasi yang baik. Kami bersyukur memiliki Bhabinkamtibmas seperti beliau,” kata Sofyan.
Prestasi Aipda Windrizal dinilai tidak hanya mengharumkan nama Polsek Nanggalo dan Polresta Padang, tetapi juga menunjukkan bahwa pelayanan kepolisian yang baik lahir dari kedekatan, kesediaan mendengar, dan kerja sama langsung dengan warga.
“Alhamdulillah, penghargaan sebagai Bhabinkamtibmas Teladan I tingkat Polda Sumbar ini menjadi kado terindah bagi saya di Hari Bhayangkara ke-80 ini. Prestasi ini tidak akan membuat saya berpuas diri, justru menjadi tantangan baru untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” ujar Aipda Windrizal usai menerima penghargaan.
“Tugas Bhabinkamtibmas adalah menjadi garda terdepan Polri yang langsung bersentuhan dengan urusan masyarakat. Ke depan, saya berkomitmen untuk terus berinovasi dan menjadi problem solver yang diandalkan di Surau Gadang,” imbuhnya.







Komentar