Pariaman – Pemerintah Kota Pariaman menambah tujuh unit armada baru untuk memperkuat layanan kebersihan dan pengelolaan sampah melalui Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) pada Senin (20/7).
Penyerahan armada yang digelar di halaman kantor Dinas Perkim LH itu menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mengoptimalkan penanganan sampah sekaligus mendukung program Pariaman Go Green City.
Wali Kota Pariaman Yota Balad mengatakan penggunaan becak sampah bertenaga listrik merupakan bentuk komitmen kota terhadap kelestarian lingkungan.
Ia menilai armada tersebut efektif untuk menjangkau lorong-lorong permukiman yang sempit karena lebih ramah emisi dan dapat mempercepat pengangkutan sampah.
Yota menegaskan kebersihan tidak hanya berkaitan dengan wajah kota, tetapi juga menjadi fondasi kesehatan masyarakat dan penopang sektor pariwisata.
Ia berharap tambahan armada ini membuat Tim Reaksi Cepat (TRC) Persampahan semakin sigap menindaklanjuti laporan warga.
Meski begitu, Yota menekankan keberhasilan penguatan armada tetap membutuhkan peran aktif masyarakat dalam mengelola sampah dari rumah.
“Saya mengajak seluruh warga untuk meningkatkan kesadaran memilah sampah dan tidak membuang sampah sembarangan,” ujarnya.
Kepala Dinas Perkim LH Kota Pariaman Muhammad Arif Gunawan mengatakan tujuh armada tersebut terdiri dari lima unit becak sampah listrik dan dua unit mobil pikap operasional.
Ia menjelaskan becak listrik akan difokuskan untuk melayani kawasan padat penduduk, sedangkan pikap digunakan untuk mendukung mobilitas TRC Persampahan di lapangan.
Arif menambahkan pihaknya juga sedang memproses pengadaan dua unit truk sampah jenis dump truck dan satu unit truk arm roll untuk memperbesar kapasitas angkut ke depan.
Menurut dia, langkah tersebut diperlukan karena volume sampah di permukiman, pasar, dan destinasi wisata Kota Pariaman terus meningkat seiring pesatnya pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.







Komentar